Cara Memulai Investasi

Cara Memulai Investasi Sekarang Juga!

Perusahaan finansial teknologi yang menawarkan fitur guna menjalankan kemudahan berinvestasi saat ini sudah cukup banyak. Anda cukup dengan menanam dana seminimal mungkin dan nantinya bisa mencairkan dana tersebut kapan saja. Telah banyak jenis investasi yang bisa dilakukan secara mudah bisa Anda pilih.

Salah satu contohnya yaitu peer to peer lending. Investasi jangka pendek tersebut memang terbukti memberikan imbal hasil yang cukup tinggi, sehingga membuat banyak sekali peminatnya. Bagi Anda yang saat ini hendak melakukan investasi, maka berikut ini akan di berikan ulasan mengenai bagaimana cara memulai investasi.

Bagaimana Cara Memulai Investasi?

 

Menyusun Rencana Jangka Panjang

Dengan disini Anda mengetahui kapan Anda ingin memperoleh keuntungan, maka nantinya Anda akan tahu berapa kira-kira besar dana yang harus dikeluarkan serta jenis produk investasi apa yang perlu Anda pilih.

Besar Dana yang Ingin Diinvestasikan

Persentase besaran dana yang bisa Anda keluarkan untuk melakukan investasi tersebut berkisar antara 20% hingga 40% dari pendapatan yang Anda peroleh. Nantinya Anda harus memastikan bahwasannya kebutuhan primer Anda di sini telah tercukupi, sebelum akhirnya melakukan kegiatan investasi tersebut.

Memilih Produk Sesuai dengan Tujuan Finansial

Anda pilih produk investasi yang mana disini memiliki resiko sesuai dengan kesanggupan dan karakter financial Anda. Terdapat dua jenis investasi bagi pemula yang perlu untuk Anda ketahui. Yang pertama yaitu investasi aset nyata atau disini aset dengan wujud nyata di luar sektor keuangan, seperti contohnya tanah, emas dan properti, seperti apartemen yang digunakan untuk disewakan.

Sedangkan jenis investasi yang kedua yaitu aset finansial di sektor keuangan di mana nantinya terdapat komitmen untuk meningkatkan aset terhadap surat berharga yang diterbitkan oleh seorang penerbit, seperti contohnya deposito, saham, obligasi dan lain sebagainya.

Di bawah ini akan diberikan beberapa contoh investasi yang sangat cocok untuk Anda coba. Antara lain yaitu:

  1. Emas

Investasi emas memang tengah menjadi investasi yang cukup populer di masyarakat. Emas ini juga cocok untuk investor yang mempunyai profil faktor resiko rendah serta lebih tahan terhadap laju inflasi. Jika dibandingkan dengan jenis investasi lain, maka investasi emas tergolong sebagai investasi yang cukup mudah dicairkan.

  1. Deposito

Investasi deposito sangat cocok bagi Anda yang merupakan pemula dan ingin resiko yang rendah. Sekalipun tampak seperti tabungan, namun deposito berbeda dengan tabungan, karena memiliki jangka waktu tertentu. Sehingga uang yang Anda simpan tidak dapat dicairkan sebelum akhirnya jatuh tempo. Besaran bunga yang diberikan oleh bank umumnya juga jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan biasa.

  1. Reksadana

Investasi ini tentunya sudah sering sekali Anda dengar karena memang cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi dengan modal kecil. Saat ini Anda sudah bisa melakukan investasi reksadana hanya dengan modal Rp 50.000 saja. Dana dari para investor nantinya akan dikumpulkan dan dikelola oleh seorang manajer investasi.

  1. Saham

Investasi saham merupakan sebuah bukti bahwa di sini Anda turut menyertakan modal dalam sebuah perusahaan. Tidak perlu membutuhkan modal besar untuk berinvestasi saham serta mempunyai bukti kepemilikan dari perusahaan maupun sebuah badan usaha. Sebagai pemilik perusahaan, nantinya Anda akan memperoleh pembagian hasil secara berkala.

Sekalipun memiliki potensi untuk memperoleh keuntungan yang tidak terbatas, resiko di dalam investasi saham ini memang sangat tinggi oleh karena harga saham akan memiliki kemungkinan naik maupun turun tiap saat.

  1. Peer to Peer Lending

Untuk jenis investasi berikutnya yang tergolong baru yaitu peer to peer lending. Peer to peer lending ini termasuk dalam investasi jangka pendek yang menawarkan imbal hasil cukup besar dengan modal yang kecil. Sistem kerja peer to peer lending yaitu Anda yang ingin berinvestasi nantinya akan menanamkan modal di sebuah platform peer to peer lending.

Peer to peer lending di Indonesia memang banyak diminati. Modal yang ditanamkan tersebut nantinya akan digunakan untuk dipinjamkan kepada para pelaku UMKM untuk melakukan kegiatan mengembangkan usaha. Imbal hasil yang didapat yaitu diperoleh dari bunga pinjaman yang dibayarkan oleh UMKM tersebut.

Dalam memilih investasi memang harus dilakukan dengan bijak sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda. Jangan terlalu memaksakan kegiatan investasi dengan modal yang besar jika memang kondisi finansial Anda masih belum memungkinkan.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.