Ciri-ciri kontraksi

Ciri-Ciri Kontraksi, Bedakan Berdasarkan Jenisnya

Bagi Anda para ibu yang baru pertama kali mengalami kehamilan, wajar jika kontraksi melahirkan membuat kita bingung, cemas, bahkan takut. Tapi, tidak terlalu menakutkan juga

Di antara banyak tanda bahwa persalinan semakin dekat, kontraksi memang merupakan tanda yang bermacam-macam. Wajar juga jika ibu hamil merasa bingung membaca tanda-tanda kelahiran si kecil yang sebentar lagi akan lahir melalui kontraksi.

Jenis Kontraksi dan Ciri-Ciri Kontraksi Akan Melahirkan

1.      Kontraksi Palsu atau Braxton-Hicks

Pada usia kehamilan sekitar 4 bulan, ibu hamil kemungkinan besar akan mengalami kontraksi Braxton-Hicks atau kontraksi palsu. Ciri-ciri kontraksi jenis ini ialah jarang muncul dan tidak teratur. Umumnya ibu hamil akan merasakan beberapa hal, seperti:

·      Kontraksi berpusat di perut

·      Membuat perut kembung,

·      Menyebabkan ketidaknyamanan, dan

·      Cenderung tidak disertai nyeri.

2.     Kontraksi Dini

Kontraksi pada tahap ini masih cukup ringan. Pengetatan yang Anda rasakan berlangsung antara 30 dan 90 detik. Kontraksi dini juga bisa dikatakan teratur. Dia muncul secara berkala. Gejala kontraksi dini antara lain sebagai berikut.

·      Sakit punggung.

·      Rasakan tekanan di perut, alat kelamin, juga panggul.

·      Keram perut

·      Sembelit.

·      Buang angin lebih sering.

3.     Kontraksi Sebelum Persalinan

Kontraksi menjelang persalinan ini akan lebih intens dibandingkan yang Anda alami pada tahap awal. Selama tahap kontraksi menjelang persalinan ini, leher rahim wanita hamil akan terbuka sepanjang 4 sampai 10 sentimeter, sebelum saatnya mendorong bayi untuk keluar. Ciri-ciri yang dapat Anda rasakan ialah sebagai berikut.

·      Setiap kontraksi bisa dirasakan di seluruh bagian tubuh.

·      Kontraksi akan menyebar dari punggung dan bergerak di sekitar perut. Kaki Anda juga bisa merasakan kram dan nyeri.

·      Kontraksi ini biasanya berlangsung antara 45 hingga 60 detik dengan selang waktu antara tiga hingga lima menit antara kontraksi satu demi satu.

·      Selama masa transisi ini, serviks wanita hamil dapat melebar dari 7 sampai 10 sentimeter.

·      Pola kontraksi juga akan berubah dengan intensitas 60 hingga 90 detik dengan jeda 30 detik sampai 2 menit.

·      Keluarnya lendir bercampur darah merah muda.

·      Mual dan pusing muncul.

·      Pecahnya membran

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *